Perlu Waspadai Gejalanya, Apa Itu Penyakit Autoimun

49

Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat yang ada dalam tubuh. Padahal, sistem kekebalan tubuh seharusnya menjadi benteng pelindung untuk melindungi tubuh dari berbagai macam gangguan berbagai penyakit.

Hal ini dikarenakan adanya kelainan dari sistem kekebalan tubuh seseorang. Penyakit autoimun juga jangan dianggap remeh ya KLovers karena bisa menyebabkan kondisi kesehatan yang serius. Bahkan bisa mengancam nyawa.


Sayangnya untuk mendiagnosis penyakit ini masih termasuk sulit. Karena setiap penderita tidak hanya mengalami satu gejala, melainkan banyak gejala yang ditimbulkan. Penyakit autoimun lebih banyak menyerang kaum wanita daripada kaum lelaki.

Seperti yang dilansir oleh Liputan6.com, berikut adalah beberapa gejala dari penyakit autoimun yang paling umum, yang harus KLovers waspadai.

1. Sakit Perut atau gangguan pencernaan

Ini merupakan hal gejala umum dari penyakit autoimun, karena adanya pergerakan usus yang tidak normal, bisa seperti sembelit dan diare. Penyakit crohn, penyakit seliaka, dan hipotiroidisme bisa terkait dengan gejala autoimun.

2. Peradangan

Peradangan juga bisa menjadi gejala penyakit autoimun namun kurang begitu diperhatikan. Jika peradangan atau pembengkakan tersebut menjadi gondok coba waspadai. Gondok adalah pembengkakan di leher akibat kelenjar tiroid yang membesar. Namun jangan terpaku ke penyakit gondok saja, karena pembengkakan lain juga bisa dianggap menjadi gejala.

3. Kulit Gatal dan Ruam

Alergi tidak hanya dikarenakan kulit yang gatal atau mungkin ada ruam. Hal ini bisa jadi karena sistem kekebalan tubuh yang tidak bekerja dengan baik. Nah, hal ini bisa jadi pertanda adanya penyakit autoimun.

4. Pembengkakan kelenjar

Rheumatoid arthritis (peradangan kronis) ditandai dengan kelenjar getah bening yang bengkak. Jika seseorang telah mengidap penyakit ini, maka tidak salah lagi seseorang tersebut mengidap penyakit autoimun. Lupus dan sarkoidosis juga bisa menyebabkan kelenjar getah bening membengkak.

Kelelahan bisa menjadi gejala penyakit autoimun (credit: Liputan6.com)
Kelelahan bisa menjadi gejala penyakit autoimun (credit: Liputan6.com)

5. Kesemutan

KLovers jangan menganggap remeh jika mengalami kesemutan ya. Jika KLovers merasa kesemutan di bagian kaki cobalah untuk memeriksakan ke dokter. Karena kesemutan tersebut bisa jadi adanya kemungkinan terkena sindrom Guillain-Barre (penyakit autoimun langka). Gejala lain dari sindrom Guillain-Barre adalah detak jantung yang cepat, sulit bernapas, dan kelumpuhan.

6. Perubahan Warna Kulit

Jika KLovers saat terbangun dan menyadari warna kulit dan bagian putih pada mata berubah menjadi kuning, bisa jadi pertanda gejala hepatitis autoimun. Gejala lain dari penyakit autoimun ini adanya bercak putih pada kulit. Ya, KLovers sering menyebutnya dengan vitiligo.

7. Alergi Makanan

Banyak yang menganggap remeh jika sedang alergi terhadap suatu makanan. Padahal bisa jadi alergi yang ditimbulkan tidak berdampak pada gatalnya di badan. Melainkan adanya pergerakan usus yang tidak normal.

8. Deman Terus-Menerus

Penyakit autoimun bisa juga berawal dari virus yang menyerang tubuh. Hal ini yang menyebabkan demam yang datang menghampiri. Demam secara terus-menerus, kemudian hilang dan datang lagi.

9. Kelelahan

Pastinya setiap orang mengalami yang namanya kelelahan. Hal ini bisa jadi dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Oleh karena bagi penderita penyakit autoimun, semakin terasa sakit maka KLovers akan semakin merasa lelah. Jika KLovers selalu ngantuk di siang hari dan ingin tidur atau di pagi hari rasanya susah untuk membuka mata dan ini berlangsung hampir tiap hari, maka sebaiknya konsultasi ke dokter ya.

Apa pun gejalanya KLovers jangan coba untuk menyepelekan. karena gejala yang dianggap kecil pun dapat berdampak membahayakan. Yuk KLovers terus menjaga kesehatan tubuh ya.

Sumber: plus.kapanlagi.com


Rekomendasi Lainnya :