Oli Mesin Dicampur Minyak Goreng Bikin Tarikan Motor Ringan, Benarkah?

32

Cara ini memang kedengaran gila atau ngawur. Tapi trik ini sudah dicoba Mbah Desy Irawanto, dia dedengkot grup Isuzu Panther dan 1001 Permasalahannya.

Dia rekomensasikan juga untuk motor. Katanya suara mesin lebih halus, tarikan ringan dan getaran mesin berkurang.


Menurut Mbah Desy, sebenarnya aditif oli senyawanya sama persis dengan minyak goreng.

Jika mau oplos dosisnya cukup 500-800 ml untuk mobil dan mesin motor 200-300 ml.

Oli mesin mobil atau motor dikurangi 200-800ml kemudian masukan minyak goreng.

Katanya coa buat jalan 5-10 km/jam sudah terasa kasiatnya.

“Saya jamin aman di mesin karena saya sudah pake cara ini hampir setahunan,” terang Mbah Desy yang dijadikan panutan di grup tersebut.

Postingan oplos oli mesin dan minyak goreng oleh Mbah Desy ini banyak yang merespon.

Ditanggapi sebanyak 393 orang dan 735 komentar.

Beberapa langsung praktek seperti Adhe Christyantarta.

Dia mengurangi oli mesin dan masukin  minyak goreng di motor Yamaha yang olinya mau ganti.

“Buat jalan dikit, sekitar 3 km an.. langsung terasa Mbah.. geter berkurang banyak, gigi 3 bisa sampai 100 tidak begitu getar.. padahal biasanya 80 aja udah ndrodhog… Sebetulnya sudah jadwal ganti oli, tapi ini ditunda dulu karena masih halus… Hehhehe..,” ucap Adhe.

Lainnya yang langsung mencoba yaitu Ardi Kurniawan di motor Yamaha.

“Jajal Mesran Super 800 ml + minyak Bimoli 200 ml. Lo halus seh. Gak getar hehe,” jelasnya.

Pro dan kontra minyak goreng buat oplos oli mesin ditanggapi Dian Arief yang berada di grup tersebut.

Diambil Dari jurnal ilmiah mengenai potensi palm oil untuk pelumas.

Katanya sudah ada pelumas berbasis palm oil yang nantinya akan mengganti posisi  oil mineral yang tidak terbarukan….

Bahwa minyak goreng mempunyai karakteristik yang menyamai oli mineral.

Bahkan minyak goreng adalah senyawa ESTER yang alami.

Dimana ester biasa digunakan untuk bahan baku oli racing yang sintetis.

Katanya tinggal dibuktikan kebenarannya.

Salah satunya dengan metode eksperimen dan setelah uji coba bagus tinggal meneliti efek samping yang ditimbulkan.

Bagaimana menurut Anda? meskipun ada yang mengeklaim aman, namun sebaiknya jangan terburu-buru untuk mencobanya karena bisa jadi hasil dan efek yang di dapatkan akan berbeda.

Sumber: motorplus.gridoto.com


Rekomendasi Lainnya :