Daun Pisang di Jepang, Dijual Mahal Hingga Rp 273 ribu per lembar

30

Sudah menjadi rahasia umum bila dalam kuliner nusantara, daun pisang memiliki banyak kegunaan. Daun pisang bisa digunakan sebagai alas makanan pengganti piring atau mangkok seperti yang digunakan pada pecel.

Lembaran daun berukuran besar ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pembungkus makanan seperti lontong maupun pepes.
Meskipun tradisional, masih banyak orang yang memilih menggunakan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan. Alasannya beragam, mulai dari menghemat biaya hingga aroma dan rasa yang menjadi lebih sedap dan nikmat.


Daun pisang juga amat mudah didapatkan di Indonesia. Tidak perlu bersusah mengambilnya di kebun karena daun pisang banyak dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga bersahabat.

Tapi itu di Indonesia, bagaimana di kalau di Jepang? Di Negeri Sakura tersebut, daun pisang diperjualbelikan secara online. Harganya pun terbilang wah.

Dalam situs jual beli amazon, seorang pengguna menjual daun pisang perlembarnya dengan harga 2.280 yen. Nominal tersebut bila dirupiahkan mencapai sekitar Rp 273 ribu.

Dalam keterangan si penjual yang memiliki akun bernama Ryuuka Shoji itu tertulis juga keterangan daun pisang segar dari Okinawa, sebuah prefektur di Jepang.

Daun pisang itu memiliki panjang sekitar 100 cm – 130 cm dan lebar antara 40 cm – 60 cm. Selain itu tertulis juga kegunaan daun itu untuk pembungkus makanan.

Tak ketinggalan, Ryuuka Shoji juga memberikan diskon. Apabila membelinya 3 sekaligus harganya menjadi 3.700 yen atau sekitar Rp 444 ribu dan 5 sekaligus menjadi 5.700 yen atau berkisar Rp 684 ribu.

Inoue Takumi salah seorang warga Jepang, mengatakan harga daun pisang di Jepang memang mahal. Di beberapa online shop Jepang, ia menyebut bahwa harga perlembar daun pisang mencapai 350 yen atau sekitar Rp 41 ribu. Namun harga tersebut bisa berbeda tergantung penjualnya.

“Macam-macam ada yang 10 lembar itu 11000 yen (sekitar Rp 1,3 juta), 3 lembar 4500 yen (sekitar Rp 540 ribu), memang mahal di Jepang,” ujar Inoue Takumi. Selain di situs amazon, daun pisang juga dijual di situs online shop Jepang Rakuten.

Sementara itu, Annisa Ramadhan, mahasiswa Indonesia yang pernah studi di Jepang mengaku tidak pernah melihat penggunaan daun pisang di masakan Jepang. “Belum pernah lihat sih, di restoran Indonesia yang ada di sana juga tidak lihat,” kata Annisa kepada kumparan Kamis (18/1).

Harga daun pisang di Jepang tentunya amat bertolak belakang dengan di Indonesia. Di Bogor misalnya, berdasarkan data yang dikutip dari situs pdppjkotabogor.com, harga daun pisang di pasar tradisional per kilogramnya ada Rp 2 ribu.

Di Jepang, buah pisang termasuk yang populer untuk dikonsumsi, namun pohon pisang sangat sulit ditemukan di sana. Sebagai negara sub tropis wajar rasanya bahwa pohon pisang jarang ditemui di Jepang. Okinawa merupakan wilayah di Jepang yang ditumbuhi pohon pisang.


Rekomendasi Lainnya :